Sepeda Gunung Thrill Yang Paling Banyak Diminati
Bersepeda di jalan berlubang sepeda anak polygon atau di trek offroad memakai sepeda full suspension (fulsus) benar-benar mempunyai kenyamanan sendiri. Guncangan–guncangan jalan berlubang itu bisa diredam oleh sepeda fulsus. Pedalis bisa tetaplah duduk nyaman dari nyeri terlalu berlebih akibat jalan keriting.
Indonesia Bike Works (IBW), produsen sepeda Thrill, memahami kenyamanan bertualang memakai sepeda fulsus. Kesadaran itu pada akhirnya menghasilkan sepeda fulsus kelas entry level yang dinamakan Thrill Oust.
Berikut satu diantara sepeda fulsus harga sepeda phoenix pertama yang memakai merk Thrill. Sebelumnya IBW cuma memakai merk Thrill untuk sepeda hardtail.
Ada 2 varian Thrill Oust yang di pasarkan IBW, Thrill Oust 1. 0 yang mempunyai gabungan gigi 24 speed, dan Thrill Oust 2. 0 dengan 21 speed. Untuk tahu lebih jauh dengan Thrill Oust 2. 0, pedalku. com laksanakan eksperimen Thrill Oust 2. 0 di trek onroad ataupun offroad.
Baca Juga ; sepeda onthel klasik
Thrill Oust 2. 0 diperlengkapi dengan group set Shimano Tourney untuk rear derailleur serta front derailleur. Untuk hentikan laju sepeda, Oust 2. 0 telah diperlengkapi dengan mechanical disc brake Radius BX-350.
Disamping itu peredam guncangan pada Oust 2. 0 memakai fork travel 100mm serta rear shock KindShock KS260. Dengan harga Rp2. 880. 000 Thrill Oust 2. 0 telah diperlengkapi dengan stem serta handle bar memiliki bahan alloy. IBW juga laksanakan branding pada semuanya komponen sepeda yang dipakai. Fork, stem, handle bar, seatpost, saddle bahkan juga crankset serta wheelset semua bertuliskan Thrill. Kesan matching terlihat waktu lihat semuanya komponen yang dipakai bertuliskan Thrill.
Waktu laksanakan pengujian, pedalku turunkan 2 test ridernya yang mempunyai karakter serta rutinitas tidak sama. Test rider yang punya kebiasaan memakai sepeda hardtail memperoleh peluang pertama. Bintaro loop jadi awal eksperimen yang lalu diteruskan di trek offroad Jalur Parigi Baru serta Jalur Pipa Gas, Serpong.
Punya kebiasaan dengan sepeda hardtail, Oust 2. 0 berikan kenyamanan waktu sepeda mengenai speed bump/poldur. Meski tampak bobbing waktu mengayuh di jalan mulus, test rider pedalku ini masih tetap bisa nikmati tiap-tiap kayuhannya.
Waktu masuk trek offroad, meski perpindahan gigi agak lambat untuk di ajak berXC ria, test rider 1 begitu nikmati berpacu di trek tanah itu. Terlebih waktu hadapi turunan, Oust 2. 0 bisa dipacu lebih cepat.