Kepentingan iso 14001
->>>> Click Here to Download <<<<<<<-
Looking to implement an ISO management system? Not sure where to start? We will only use your details for this request, they will not be used for any marketing.
Read our privacy policy for more information. We won't pass your details on to third parties. Reduce your resource use, improve the overall efficiency of your business and keep the larger impact of your operations to an absolute minimum. Understand how statutory and regulatory requirements impact your organization and its customers.
Achieving efficiencies in energy and water usage and through waste minimization means money saved. Independent verification against a globally recognized industry standard speaks volumes.
Procurement specifications often require certification as a condition to supply, so certification opens doors. An environmental management system is a framework for making policy and process changes that help you improve your environmental performance.
In addition to being better for the environment, achieving ISO certification can also provide you with greater control over costs and other tangible benefits. There are many ways to go about implementing an across-the-board environmental management policy, but the best way is to become certified to ISO ISO certification provides you with immediate credentials that you can use to grow your business in an environmental and economically sustainable manner.
The industry landscape is always changing. The introduction of the newest ISO revision in brings important changes that will have a lasting effect on the compliance requirements of businesses of all sizes and industries.
These changes have impacts to your stakeholder needs and require the evolution of your management system. With a wealth of experience providing accredited management systems certifications, NQA is ideally placed to partner with you to meet stakeholder requirements and exceed industry expectations.
NQA is highly involved in a wide variety of industry committees and standards writing teams, helping us to maintain a keen awareness of changes within the industry. We are committed to ensuring customer awareness regarding changes in industry strategy, regulations, and standard requirements that may impact your management system approach. Complete a Quote Request Form so that we can understand your company and requirements. You can do this by completing either the online quick quote or the online formal quote request form.
We will use this information to accurately define your scope of assessment and provide you with a proposal for certification. This assessment consists of two mandatory visits that form the Initial Certification Audit. Please note that you must be able to demonstrate that your management system has been fully operational for a minimum of three months and has been subject to a management review and full cycle of internal audits.
Following a successful two stage audit, a certification decision is made and if positive, then certification to the required standard is issued by NQA.
Compliance obligations The organization shall: menentukan dan memiliki akses kepada kewajiban penaatan yang terkait dengan aspek lingkungan organisasi; kewajiban bagaimana menentukan penaatan tersebut dapat diterapkan di organisasi; memperhitungkan kewajiban penaatan pada saat menetapkan, menerapkan, memelihara, dan memperbaiki secara sistem manajemen berkelanjutan lingkungan organisasi. The organization shall maintain documented information of its compliance obligations.
NOTE Compliance obligations can result in risks and opportunities to the organization. When planning these actions, the organization shall consider its technological options and its financial, operational and business requirements. The environmental objectives shall be: a consistent with the environmental policy; b measurable if practicable ; c monitored; d communicated; e updated as appropriate. Organisasi harus memelihara informasi terdokumentasi dari sasaran lingkungan.
The organization shall maintain documented information on the environmental objectives. Organisasi mempertimbangkan harus bagaimana mencapai tindakan untuk sasaran lingkungannya dapat diintegrasikan ke dalam proses bisnis orgariisasi. The organization shall consider how actions to achieve its environmental objectives can be integrated into the organization's business processes.
I ::r llJ en z The organization shall determine and provide the resources needed for the establishment, implementation, maintenance and continual the of environmental improvement management system. NOTE Applicable Tindakan yang diberlakukan dapat penyediaan contoh, sebagai mencakup, atau pembimbingan, penugasan pelatihan, kembali personil yang dipekerjakan saat ini, atau menyewa atau mengontrak personil yang kompeten. Organisasi harus menyimpan informasi terdokumentasi yang sesuai sebagai bukti kompetensi.
The organization shall retain appropriate documented information as evidence of competence. Dampak their work; lingkungan dapat bersifat aktual atau potensial; c kontribusinya terhadap keefektifan sistem c their contribution to the effectiveness of manajemen the environmental management system, lingkungan, termasuk manfaat including the benefits of enhanced peningkatan kinerja dari environmental performance; lingkungan; d implikasi bila ketidak sesuaian dengan d the implications of not conforming with persyaratan the environmental management system sistem manajemen lingkungan, termasuk tidak memenuhi requirements, including not fulfilling the organization's compliance obligations.
Ketika menetapkan proses komunikasinya, organisasi harus: General on what it will communicate; when to communicate; with whom to communicate; how to communicate. Organisasi harus menanggapi komunikasi yang relevan pada sistem manajemen lingkungannya. The organization shall respond to relevant communications its on environmental management system.
Organisasi harus menyimpan informasi terdokumentasi dari sebagai bukti komunikasinya, jika sesuai. The organization shall retain documented evidence information as its of communications, as appropriate.
The organization shall externally communicate information relevant to the environmental management system, as established by the organization's communication process es and as required by its compliance obligations. CA TAT AN Keluasan informasi terdokumentasi untuk sistem manajemen lingkungan dapat berbeda dari satu organisasi dengan organisasi lainnya karena: NOTE The extent of documented information for an environmental management system can differ from one organization to another due to: ukuran dan jenis kegiatan, proses, produk dan jasa dari organisasi; the size of organization and its type of activities, processes, products and services; the need to demonstrate fulfilment of its compliance obligations; kebutuhan untuk memperagakan pemenuhan terhadap kewajiban penaatan organisasi; kompleksitas proses dan interaksinya; kompetensi personil yang bekerja di bawah kendali organisasi.
II -, ::J C. Documented information of external origin determined by the organization to be necessary for the planning and operation of the environmental management system shall be identified, as appropriate, and controlled.
CATATAN Akses dapat berarti keputusan tentang izin untuk hanya melihat informasi terdokumentasi, atau izin dan kewenangan mengubah untuk informasi melihat dan terdokumentasi. NOTE Access can imply a decision regarding the perm1ss1on to view the documented information only, or the permission and authority to view and change the documented information.
Pengendalian dapat mencakup pengendalian teknik dan prosedur. Pengendalian dapat diterapkan mengikuti suatu hirarki misal eliminasi, substitusi, administratif dan dapat digunakan secara sendiri-sendiri atau kombinasi diantaranya. NOTE Controls can include engineering controls and procedures.
Controls can be implemented following a hierarchy e. Organisasi harus mengendalikan perubahan yang direncanakan dan menmJau konsekuensi dari perubahan yang tidak diinginkan, melaksanakan tindakan untuk mitigasi setiap pengaruh yang merugikan, jika diperlukan. The organization shall control planned changes and review the consequences of unintended changes, taking action to mitigate any adverse effects, as necessary.
Organisasi harus memastikan proses yang dialihkan keluar telah dikendalikan atau dan keluasan dipengaruhi. Jenis pengendalian atau yang pengaruh diterapkan pada proses harus ditetapkan dalam sistem manajemen lingkungan. The organization shall ensure that outsourced processes are controlled or influenced. The type and extent of control or influence to be applied to the process es shall be defined within the environmental management system. Organisasi harus memelihara informasi terdokumentasi sejauh yang diperlukan untuk memperoleh keyakinan bahwa proses telah dilaksanakan seperti yang direncanakan.
The organization shall maintain documented information to the extent necessary to have confidence that the processes have been carried out as planned. The organization shall establish, implement and maintain the process es needed to prepare for and respond to potential emergency situations identified in 6.
Organisasi harus: The organization shall: a b c d e f bersiaga untuk tanggap dengan tindakan a yang terencana untuk mencegah atau mitigasi dampak lingkungan yang merugikan dari situasi darurat; tanggap terhadap situasi darurat aktual; b tindakan melaksanakan untuk c mencegah atau mitigasi konsekuensi dari situasi darurat, sesuai dengan besaran kedaruratan dan potensi dampak lingkungan; menguji periodik tindakan d secara darurat yang tanggap telah direncanakan, sejauh yang dapat dilakukan; meninjau dan merevisi secara periodik e proses dan tindakan tanggap darurat yang telah direncanakan, khususnya setelah terjadi situasi darurat atau setelah dilakukan pengujian; menyediakan informasi yang relevan f dan pelatihan yang terkait dengan kesiagaan dan tanggap darurat, jika sesuai, kepada pihak berkepentingan, termasuk personil yang bekerja di bawah kendali organisasi.
Organisasi harus memantau, mengukur, menganalisis, dan mengevaluasi kinerja lingkungan organisasi. The organization shall monitor, measure, analyse and evaluate its environmental performance.
Organisasi harus menentukan: The organization shall determine: apa yang perlu untuk dipantau dan diukur; b metode untuk memantau, mengukur, menganalisis dan evaluasi, jika dapat diberlakukan, untuk memastikan keabsahan hasil; c kriteria yang akan digunakan oleh organisasi untuk mengevaluasi kinerja lingkungannya, dan indikator yang sesuai; d kapan pemantauan dan pengukuran harus dilaksanakan; e kapan hasil pemantauan dan pengukuran harus dianalisis dan dievaluasi.
The organization shall ensure that calibrated or verified monitoring and measurement equipment is used and maintained, as appropriate.
Organisasi harus mengevaluasi lingkungannya dan keefektifan manejemen lingkungannya. The shall evaluate its organization environmental performance and the environmental of the effectiveness management system.
Organisasi harus menyimpan informasi terdokumentasi yang sesuai sebagai bukti hasil pemantauan, pengukuran, analisis dan evaluasi. The organization shall establish, implement and maintain the process es needed to evaluate fulfilment of its compliance obligations. Organisasi harus: The organization shall: a menentukan frekuensi dari evaluasi a penaatan; b mengevaluasi penaatan dan b melaksanakan tindakan jika diperlukan; pengetahuan dan c c memelihara pemahaman dari status penaatan organisasi.
Organisasi harus menyimpan informasi terdokumentasi sebagai bukti hasil evaluasi penaatan. The organization shall retain documented information as evidence of the compliance evaluation result s. Organisasi harus menetapkan, menerapkan, dan memelihara program audit internal, termasuk frekuensi, metode, tanggung jawab, persyaratan merencanakan dan pelaporan audit internalnya.
D I ' The organization shall conduct internal audits at planned intervals to provide information on whether the environmental management system: a O J D I 0. Internal audit 9. When establishing the internal audit programme, the organization shall take into consideration the environmental importance of the processes concerned, changes affecting the organization and the results of previous audits. Organisasi harus: The organization shall: a menetapkan kriteria dan lingkup audit untuk masing-masing audit; b memilih auditor dan melaksanakan audit untuk memastikan objektivitas dan ketidak berpihakan dalam proses audit; c memastikan hasil audit dilaporkan kepada manajemen yang relevan.
Organisasi harus menyimpan informasi terdokumentasi sebagai bukti penerapan program audit dan hasil audit. The organization shall retain documented information as evidence of the implementation of the audit programme and the audit results. Tinjauan manajemen pertimbangan untuk: harus Top shall review the management organization's environmental management system, at planned intervals, to ensure its continuing suitability, adequacy and effectiveness.
Ill s I ll s a. Ill s a. C"' C: Ill Organisasi harus menyimpan informasi The organization shall retain documented terdokumentasi sebagai bukti hasil tinjauan information as evidence of the results of management reviews.
Corrective actions shall be appropriate to the significance of the effects of the nonconformities encountered, including the environmental impact s. Organisasi harus menyimpan informasi terdokumentasi sebagai bukti dari: The organization shall retain documented information as evidence of: Sifat ketidaksesuaian dan setiap tindakan yang dilakukan berikutnya; hasil dari setiap tindakan korektif.
Continual improvement The organization shall continually improve the suitability, adequacy and effectiveness of the environmental management system to enhance environmental performance. While this lnformasi yang ditujukan di sin1 dan information addresses and is consistent with konsisten dengan persyaratan standar tidak these requirements, it is not intended to add dimaksudkan untuk menambah, mengurangi to, subtract from, or in any way modify them. Persyaratan dalam Standar ini perlu dilihat The requirements in this Standard need to sebagai suatu sistem atau dilihat dari be viewed from a systems or holistic perspektif holistik.
Pengguna sebaiknya tidak perspective. The user should not read a membaca suatu kalimat atau klausul tertentu particular sentence or clause of this Standard dari Standar ini terpisah dari klausul lainnya. There is an Terdapat hubungan yang tidak dapat interrelationship between the requirements in dipisahkan antara dalam some clauses and the requirements in other persyaratan beberapa klausul dengan persyaratan pada clauses.
For example, the organization pasal lainnya. Sebagai contoh, organisasi needs to understand the relationship the commitments in its perlu memahami hubungan antara komitmen between dalam kebijakan lingkungannya dengan environmental policy and the requirements persyaratan yang ditentukan dalam klausul that are specified in other clauses.
Manajemen perubahan dibahas dalam berbagai persyaratan Standar ini, termasuk Management of change is an important part of maintaining the environmental management system that ensures the organization can achieve the intended outcomes of its environmental management system on an ongoing basis. Management of change is addressed in various requirements of this Standard , including pemeliharaan sistem manajemen lingkungan Ii hat 4.
II ::I Contoh perubahan meliputi unintended consequences of these changes do not have a negative effect on the intended outcomes of the environmental management system.
Examples of change include: perubahan produk, proses, operasi, peralatan fasilitas atau yang direncanakan perubahan staf penyedia atau eksternal, termasuk kontraktor; informasi baru yang berkaitan dengan aspek lingkungan, dampak lingkungan dan teknologi yang terkait; perubahan kewajiban penaatan. Tidak ada persyaratan untuk menggantikan istilah yang digunakan oleh suatu organisasi dengan istilah yang digunakan dalam Standar ini.
Organisasi dapat memilih untuk menggunakan istilah yang sesuai dengan bisnisnya, misalnya "rekaman", "dokumentasi", atau "protokol", tanpa harus menggunakan "informasi istilah terdokumentasi".
There is, however, no requirement in this Standard for its clause structure or terminology to be applied to an organization's environmental management system documentation. There is no requirement to replace the terms used by an organization with the terms used in this Standard.
Organizations can choose to use terms that suit their business, e. D ::s en D C" s:: D 0 a," ::r CXJ en z Clarification of concepts Sebagai tambahan pada istilah dan definisi yang diberikan dalam Klausul 3, klarifikasi konsep yang sudah dipilih tersedia di bawah ini untuk mencegah kesalahpahaman.
In addition to the terms and definitions given in Clause 3, clarification of selected concepts below provided is to prevent misunderstanding. Dalam Standar ini, penggunaan kata "setiap" menyiratkan adanya pemilihan atau pilihan.
In this Standard, the use of the word "any" implies selection or choice. Kata "mempertimbangkan" berarti topik tersebut perlu untuk dipikirkan namun dapat dikecualikan; sedangkan "memperhitungkan" berarti topik tersebut perlu untuk dipikirkan namun tidak dapat dikecualikan. Oleh karenanya, "berkelanjutan" adalah kata yang tepat untuk digunakan saat mengacu untuk perbaikan. Dalam Standar ini, kata "pengaruh" digunakan untuk menggambarkan hasil dari suatu perubahan terhadap organisasi.
Frasa "dampak lingkungan" mengacu secara khusus untuk hasil dari suatu perubahan terhadap lingkungan. Kata "memastikan" berarti tanggung jawab dapat didelegasikan, tetapi tidak untuk kata akuntabilitas.
Standar ini menggunakan istilah "pihak berkepentingan"; sinonimnya adalah istilah "pemangku kepentingan" karena mencerminkan konsep yang sama. The word "consider" means it is necessary to think about the topic but it can be excluded; whereas "take into account" means it is necessary to think about the topic but it cannot be excluded. In this Standard, the word "effect" is used to describe the result of a change to the organization.
The phrase "environmental impact" refers specifically to the result of a change to the environment. This Standard uses the term "interested party"; the term "stakeholder" is a synonym as it represents the same concept. Standar ini menggunakan beberapa istilah baru. Penjelasan singkat diberikan di bawah ini untuk membantu bagi pengguna baru dan mereka yang telah menggunakan Standar ini edisi sebelumnya.
This Standard uses some new terminology. A brief explanation is given below to aid both new users and those who have used previous editions of this Standard. Frasa penaatan" "kewajiban menggantikan frasa "persyaratan hukum dan persyaratan lainnya yang diikuti organisasi" yang digunakan dalam Standar ini edisi sebelumnya.
Maksud dari frasa baru ini tidak berbeda dari edisi sebelumnya. The intent of this new phrase does not differ from that of the previous edition.
Ill ::i a. CT C: Q. Untuk membedakan maksud dari istilah umum "informasi terdokumentasi", Standar ini sekarang frasa menggunakan "menyimpan informasi terdokumentasi sebagai bukti Frasa "sebagai bukti dari. Frasa "penyedia eksternal" berarti suatu organisasi pemasok eksternal termasuk kontraktor yang menyedi,akan suatu produk atau jasa. Perubahan dari "mengidentifikasi" menjadi "menentukan" dimaksudkan untuk menyelaraskan dengan istilah sistem manajemen terstandardisasi.
Kata "menentukan" menyiratkan suatu proses penemuan yang menghasilkan pengetahuan. Maksudnya tidak berbeda dari edisi sebelumnya. Frasa "hasil yang diharapkan" adalah apa yang ingin dicapai oleh organisasi dengan menerapkan sistem manajemen lingkungannya. Hasil minimal yang diharapkan meliputi peningkatan kinerja lingkungan, kewajiban pemenuhan penaatan dan pencapaian sasaran lingkungan. Organisasi dapat membuat tambahan hasil yang diharapkan untuk sistem manajemen lingkungannya.
Sebagai contoh, konsisten dengan komitmen perlindungan lingkungan, suatu organisasi boleh menetapkan hasil yang diharapkan untuk bekerja menuju pembangunan berkelanjutan. Frasa "personil yang melakukan pekerjaan di bawah kendalinya" mencakup orang yang bekerja untuk organisasi dan mereka yang bekerja atas nama organisasi yang mana organisasi tersebut memiliki tanggung jawab misal kontraktor.
Frasa tersebut menggantikan frasa "personil yang bekerja untuk atau atas nama" dan "personil yang bekerja untuk atau atas nama organisasi" yang digunakan dalam Standar ini edisi sebelumnya.
The phrase "as evidence of The phrase "external provider" means an external supplier organization including a contractor that provides a product qr a service. The change from "identify" to "determine" is intended to harmonize with the standardized management system terminology. The word "determine" implies a discovery process that results in knowledge.
The intent does not differ from that of previous editions. The phrase "intended outcome" is what the organization intends to achieve by implementing its environmental management system. The minimal intended outcomes include enhancement of environmental performance, fulfilment of obligations and compliance achievement of environmental objectives.
Organizations can set additional intended outcomes for their environmental management system. Ini berarti bahwa organisasi perlu memiliki proses untuk menentukan kompetensi dan pencapaian yang diperlukan melalui pelatihan dan atau cara lainnya. Kesadaran terkait erat dengan kompetensi dalam standar. Karyawan harus diberi tahu tentang Kebijakan Lingkungan dan isinya, setiap dampak untuk saat ini dan di masa depan yang dapat memengaruhi tugas mereka, apa tugas setiap orang untuk meningkatkan kinerja organisasi.
Serta apa implikasinya jika sasaran tidak tercapai. Proses untuk komunikasi internal dan eksternal perlu ditetapkan dalam SML. Kunci elemen yang perlu diputuskan dan ditindaklanjuti adalah apa yang perlu dikomunikasikan, kapan perlu dikomunikasikan, bagaimana hal itu harus dilakukan, siapa yang perlu menerima komunikasi, dan siapa yang akan menyampaikan. Dokumentasi SML terdiri tidak hanya dari dokumen dan catatan yang disyaratkan secara eksplisit oleh standar, tetapi juga dokumen dan catatan yang menurut organisasi diperlukan untuk melaksanakan kegiatannya dan proses.
Standar ini mensyaratkan bahwa informasi yang terdokumentasi yang dibuat atau diperbarui dalam ruang lingkup SML harus diidentifikasi dan dijelaskan dengan benar, juga mempertimbangkan presentasi kontennya, dan media yang digunakan. Semua informasi yang terdokumentasi harus masuk dalam prosedur peninjauan dan persetujuan yang tepat untuk memastikannya sesuai untuk itu tujuan yang dimaksud. Untuk kontrol yang tepat terhadap informasi yang terdokumentasi, organisasi harus mempertimbangkan penyediaan proses mengenai distribusi, retensi, akses, penggunaan, pengambilan, pelestarian dan penyimpanan, kontrol, dan disposisi informasi tersebut.
Juga harus dicatat bahwa harus ada kontrol untuk mencegah penggunaan informasi usang yang tidak disengaja. Organisasi harus menetapkan, menerapkan, mengendalikan dan memelihara proses yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan sistem manajemen lingkungan, dan untuk mengimplementasikan tindakan yang diidentifikasi dalam 6.
Kontrol dapat diterapkan mengikuti hierarki mis. Eliminasi, substitusi, administrasi dan dapat digunakan secara individual atau dalam kombinasi.
Organisasi harus mengendalikan perubahan yang direncanakan dan meninjau konsekuensi dari perubahan yang tidak disengaja, mengambil tindakan untuk mengurangi dampak buruk, sebagaimana diperlukan. Organisasi harus memastikan bahwa proses outsourcing dikendalikan atau dipengaruhi. Jenis dan tingkat kontrol atau pengaruh yang akan diterapkan pada proses harus didefinisikan dalam sistem manajemen lingkungan.
Organisasi harus memelihara informasi yang terdokumentasi sejauh yang diperlukan untuk memiliki keyakinan bahwa proses telah dilakukan sesuai rencana. Organisasi harus menetapkan, menerapkan dan memelihara proses yang diperlukan untuk mempersiapkan dan menanggapi potensi situasi darurat yang diidentifikasi. Organisasi harus memelihara informasi yang terdokumentasi sejauh yang diperlukan untuk memiliki keyakinan bahwa proses dilaksanakan sesuai rencana. Organisasi harus memastikan bahwa peralatan pemantauan dan pemantauan yang dikalibrasi atau diverifikasi digunakan dan dipelihara, sebagaimana diperlukan.
Organisasi harus mengkomunikasikan informasi kinerja lingkungan yang relevan baik secara internal maupun eksternal, sebagaimana diidentifikasi dalam proses komunikasinya dan sebagaimana diharuskan oleh kewajiban kepatuhannya. Tujuan audit internal bukan untuk menentukan ketidaksesuaian; tujuannya adalah untuk memeriksa apakah SML suatu organisasi :.
Melalui sistem manajemen lingkungan , perusahaan dituntut untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengurangi jumlah insiden lingkungan yang mungkin akan terjadi dan dapat merugikan perusahaan.
Dan juga, sistem manajemen lingkungan dapat membantu perusahaan untuk mengurangi biaya dengan cara hemat energi dan hemat dalam menggunakan bahan mentah yang dibutuhkan untuk memproses atau menghasilkan suatu produk.
Dalam penelitiannya, Ahmad Setiawan juga menyoroti manfaat sistem manajemen lingkungan dari sisi financial. Ia mengatakan bahwa perusahaan yang menerapkan sistem manajemen lingkungan bisa melakukan saving cost rata-rata Menjadi Pemasok dan Menambah Manfaat Kompetitif.
Sertifikasi ISO memungkinkan Anda untuk bekerja dengan perusahaan yang menggarisbawahi atau mengutamakan ramah lingkungan. Kepedulian Anda terhadap kelestarian lingkungan merupakan tujuan utama dilakukannya sertifikasi sistem manajemen lingkungan. Dapat dipahami bahwa keuntungan yang besar harus disertai dengan tingginya nilai keselamatan lingkungan.
Sebagai pemilik perusahaan, Anda harus peduli dalam menjaga keseimbangan lingkungan.