Bunga Turun, Tidak ada Efek ke wealth management
Usaha dengan sebutan wealth management ini masih tetap selalu naik, karna simpanan serta jumlah nasabah kaya masih tetap selalu jadi bertambah.
Personingan perebutan dana berlangsung bukan sekedar pada masalah suku bunga. Tetapi, kekuatan bank dalam tawarkan product keuangan serta investasi.
Baca Ini: http://caramenghitung.com/cara-hitung-disck.html
Jadi itu, bank punya pemerintah ini selalu berupaya menarik dana orang - orang dengan tawarkan integrasi investasi keuangan. Contoh, BRI tawarkan penyimpanan dana dengan gabungan Obligasi Ritel Indonesia (ORI), tabungan gagasan, deposito, serta investasi bancassurance.
"Sekarang ini, dana kelolaan wealth management BRI sekitaran Rp 74 triliun di tempat Agustus 2017," kata Randi, Senin (2/10). Bank berkode saham BBRI ini membidik dana kelolaan wealth management juga akan menjangkau Rp 78 triliun diakhir th. Ini.
PT Bank CIMB Niaga Tbk juga tidak cemas dengan trend penurunan bunga deposito pada usaha wealth management. Head of Retail Banking Product CIMB Niaga Budiman Tanjung menjelaskan, malah pihaknya juga akan tetaplah konsentrasi dengan kiat pengelolaan portofolio aset semasing nasabah.
Sekarang ini, keseluruhan dana kelolaan wealth management CIMB Niaga menjangkau Rp 18 triliun per Agustus 2017. Jumlah itu bertambah lebih dari 15% dengan tahunan atau year on year (yoy).
Sedikit berlainan, Senior Vice President Wealth Management Group Bank Mandiri Tbk Elina Wirjakusuma memiliki pendapat, ada perpindahan dana kelolaan dari awal mulanya di deposito ke instrumen investasi beda saat penurunan bunga deposito. "Ada perpindahan, tapi tidaklah terlalu besar," katanya.
Bank Mandiri mengatakan keseluruhan dana kelolaan sudah menjangkau Rp 169 triliun, dengan jumlah 51. 192 nasabah.