Ameba Ownd

アプリで簡単、無料ホームページ作成

EksploRasa

10 Makanan Aneh tapi Enak dari Berbagai Negara

2025.11.05 07:35

Makanan sering kali menjadi jendela budaya suatu bangsa. Setiap negara memiliki cara tersendiri dalam mengolah bahan makanan, dan terkadang hasilnya bisa membuat wisatawan terheran-heran. Namun di balik keanehannya, banyak hidangan yang ternyata memiliki cita rasa unik dan menggugah selera.

Bagi para pecinta kuliner, menjelajahi makanan-makanan tidak biasa adalah petualangan yang seru. Dari bahan yang tak terduga hingga cara penyajian yang ekstrem, dunia kuliner menyimpan banyak kejutan. Berikut ini adalah sepuluh makanan yang mungkin terdengar aneh, tetapi justru digemari dan dianggap lezat di negara asalnya.


Balut dari Filipina

Balut merupakan telur bebek yang telah dibuahi dan dibiarkan berkembang selama sekitar 17 hari sebelum direbus. Sekilas, bentuknya bisa membuat banyak orang ragu untuk mencicipinya. Namun bagi masyarakat Filipina, balut adalah camilan berprotein tinggi yang kaya rasa. Teksturnya lembut dan gurih dengan perpaduan antara rasa telur rebus dan daging bebek muda. Hidangan ini biasa dijual di pinggir jalan dan sering disantap dengan sedikit garam serta cuka.


Surströmming dari Swedia

Surströmming adalah ikan haring Baltik yang difermentasi dalam kaleng. Proses fermentasi ini menghasilkan aroma yang sangat tajam dan menyengat, bahkan banyak orang yang memilih untuk membukanya di luar ruangan. Meski baunya luar biasa kuat, rasa ikan ini justru kaya dan kompleks setelah disantap bersama roti tipis, kentang, dan bawang. Masyarakat Swedia menganggapnya sebagai bagian dari tradisi musim panas yang autentik.


Hakarl dari Islandia

Hakarl adalah daging hiu Greenland yang difermentasi selama beberapa bulan hingga aman untuk dikonsumsi. Awalnya, hiu ini beracun bila dimakan mentah karena kandungan urea yang tinggi. Melalui proses fermentasi dan pengeringan, dagingnya menjadi aman dan memiliki aroma amonia yang khas. Bagi penduduk Islandia, Hakarl adalah simbol ketahanan dan kebanggaan kuliner tradisional yang diwariskan turun-temurun.


Escamoles dari Meksiko

Escamoles merupakan telur semut raksasa yang ditemukan di akar tanaman agave. Hidangan ini sering disebut sebagai "kaviar Meksiko" karena harganya yang cukup mahal dan rasanya yang lembut. Telur semut ini biasanya ditumis dengan mentega dan rempah, menghasilkan tekstur kenyal dengan cita rasa gurih seperti kacang. Escamoles menjadi bagian penting dari kuliner pribumi Meksiko sejak zaman Aztec.


Sannakji dari Korea Selatan

Sannakji adalah gurita kecil yang disajikan dalam keadaan masih bergerak. Meskipun tampak ekstrem, hidangan ini sangat populer di Korea Selatan sebagai makanan laut segar. Potongan tentakel gurita akan tetap menggeliat saat disantap, memberi sensasi unik di lidah. Rasanya lembut dan sedikit asin, terutama bila dicelupkan ke dalam minyak wijen. Keberanian mencicipi Sannakji sering dianggap sebagai bukti keteguhan hati para pecinta kuliner sejati.


Casu Marzu dari Italia

Casu Marzu adalah keju khas Sardinia yang dikenal karena keberadaan larva lalat di dalamnya. Proses fermentasi alami yang dibantu oleh larva ini membuat keju menjadi sangat lembut dan kaya rasa. Meski kontroversial dan sempat dilarang karena alasan kebersihan, Casu Marzu tetap dianggap sebagai kelezatan istimewa oleh masyarakat lokal. Rasa gurih dan aroma tajamnya mencerminkan tradisi kuno pembuatan keju yang masih bertahan hingga kini.


Fugu dari Jepang

Fugu adalah ikan buntal yang terkenal beracun, tetapi juga menjadi salah satu hidangan paling bergengsi di Jepang. Hanya koki bersertifikat yang diizinkan mengolahnya karena kesalahan sedikit saja dapat berakibat fatal. Dagingnya memiliki rasa lembut dan sedikit manis, disajikan dalam irisan tipis menyerupai sashimi. Fugu bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang keindahan dan kehati-hatian dalam seni kuliner Jepang.


Mopane Worms dari Afrika Selatan

Mopane Worms adalah ulat besar yang hidup di pohon mopane dan menjadi sumber protein penting di beberapa wilayah Afrika. Setelah dikeringkan atau digoreng, ulat ini memiliki tekstur renyah dengan rasa gurih menyerupai daging sapi kering. Hidangan ini sering dimasak bersama saus tomat dan bumbu pedas, menjadikannya lauk bergizi yang populer. Bagi masyarakat lokal, Mopane Worms bukan sekadar makanan, tetapi bagian dari warisan budaya yang bernilai.


Cendol Durian dari Indonesia

Indonesia juga memiliki kuliner yang dianggap unik oleh banyak orang asing, salah satunya adalah cendol durian. Kombinasi antara aroma tajam buah durian dengan manisnya gula merah dan lembutnya santan menghasilkan cita rasa yang kuat dan memanjakan lidah. Meskipun sebagian orang tidak tahan dengan bau durian, penggemar setianya menyebut bahwa cendol durian memberikan sensasi kenikmatan yang tiada tanding.


Century Egg dari Tiongkok

Century Egg atau telur seribu tahun adalah telur bebek, ayam, atau puyuh yang diawetkan dalam campuran tanah liat, garam, dan abu selama beberapa minggu hingga bulan. Warna putih telurnya berubah menjadi transparan kecokelatan, sementara kuningnya menjadi lembut seperti krim. Meski tampilannya tampak aneh, rasa telur ini lembut dan gurih, cocok disajikan bersama bubur atau nasi panas. Hidangan ini telah menjadi bagian penting dari kuliner tradisional Tiongkok selama berabad-abad.


Makanan-makanan di atas menunjukkan bahwa kelezatan bisa datang dalam bentuk yang tak terduga. Di balik tampilan atau aroma yang unik, terdapat kisah budaya, tradisi, dan keberanian untuk mencicipi sesuatu yang baru. Dunia kuliner selalu membuka ruang untuk rasa ingin tahu dan pengalaman yang berbeda, menjadikannya bagian penting dari perjalanan manusia dalam menikmati kehidupan.